background

Jurnal

Sedekah Kreatif Bantu Pengobatan Gratis Anak Penyandang Disabilitas di Bekasi
Sedekah Kreatif
Wednesday, 14 July 2021 05:26 By: Admin 43

Sedekah Kreatif Bantu Pengobatan Gratis Anak Penyandang Disabilitas di Bekasi

Setelah lahir, setiap orang tua selalu menginginkan anaknya tumbuh dewasa dalam keadaan normal. Namun tidak demikian dengan yang dialami oleh Abu Sahal, salah seorang warga di Pondok Ungu, Babelan, Bekasi yang anaknya lahir normal lalu sakit dan mengalami disabilitas hingga usia 7 tahun.

Merawat anak setelah lahir, memang membutuhkan perhatian khusus, karena jika salah penanganan akibatnya bisa fatal. Inilah yang dialami Abu Sahal, saat Tim Sedekah Kreatif menyambangi rumahnya, ia menceritakan, “Awalnya Sahal lahir dalam keadaan normal, namun setelah usia 40 hari Sahal mengalami demam tinggi lalu mengalami koma selama 2 minggu, karena  pendarahan di otak lari ke mata. Setelah sadar hingga saat ini sahal tidak bisa berdiri dan berjalan karena mengalami gangguan pertumbuhan hingga usia 7 tahun.”

Informasi dari Ayahnya Sahal yakni Abu Sahal, Sahal didiagnosa mengalami Mikrosefalus atau gangguan tumbuh kembang anak sejak usia 40 hari. Selama ini ia berobat jalan, dan sudah 3 tahun melakukan pengobatan fisioterapi. Hinga saat ini Sahal sering mengalami kejang-kejang, meskipun tidak seperti awal-awal dia sakit.

Abu Sahal menuturkan, “Hampir 7 bulan terakhir ini ia kehabisan dana untuk pengobatan, sehingga harus terapi sendiri. Saat ini ia dan keluarga hanya bisa pasrah pada Allah dan bersabar dengan tetap ikhtiar melakukan terapi sendiri. Dia pun tidak punya target pendidikan untuk Sahal karena dengan kondisi yang dialami oleh Sahal. Abu Sahal dan Istrinya hanya bisa memberikan pendidikan hafalan Qur’an saja, karena untuk pendidikan formal tidak memungkinkan.”

Bagi Abu Sahal dan keluarga tidak ada rasa malu dan sedih memilki anak yang mengidap disabilitas, ia menerima dengan ikhlas titipan dari Allah. Ia hanya bisa berusaha merawat Sahal dengan baik dan berdoa untuk kebaikan Sahal. Abu Sahal dan keluarga yakin suatu saat Sahal pasti bisa berdiri dan berjalan dengan normal seperti anak-anak yang lain pada umumnya. Meskipun saat ini harapan mereka hanya bisa komunikasi dengan Sahal agar mengetahui apa yang dikeluhakan dan diinginkan Sahal anak mereka.”

Di depan Tim Sedekah Kreatif, lebih lanjut ayah Sahal menjelaskan, “Kadang Sahal diam, tapi tiba-tiba dia menangis, mungkin karena ada yang di rasa sakit. Sudah dicek ke dokter, penglihatan mata Sahal silinder, telinga pendengaran normal, pendengaran sensitif kalau ada benda jatuh kaget dan kejang. Setiap kejang abu Sahal selalu mengelus dadanya sambil merukyah.”

Aries Sutiono Tim Sedekah Kreatif menyampaikan, “Sedekah Kreatif akan berusaha membantu masalah pengobatan alternatifnya, meskipun usaha mereka belum tahu sampaikan akan terus dilakukan. Yang jelas saat ini Sedekah Kreatif berusaha membantu meringankan beban mereka”.

Keluarga Sahal pun merasa bersyukur mendapatkan bantuan untuk pengobatan dan mengucapkan terima kasih pada Sedekah Kreatif yang sudah membantu. Rencananya program pengobatan gratis akan terus dilakukan Sedekah Kreatif hingga bisa menjangkau ke seluruh pelosok negeri. Agar warga kurang mampu yang butuh pengobatan bisa terbantu.

Tim/Gazwah.com

×